MONEVONLINE.ID, BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela resmi dilantik sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (31/01/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat YKI Nomor 039/671-R/SK.CABANG/YKI/I/2026 yang ditandatangani Ketua Umum YKI Pusat, Prof. dr. Aru Wisaksono Sudoyo. Dalam kesempatan itu, Jihan dilantik bersama jajaran pengurus YKI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Ketua Pelaksana kegiatan, dr. Juspeni Kartika, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian pelantikan dipadukan dengan kegiatan edukasi masyarakat dan bakti sosial. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen YKI Lampung untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan YKI Lampung hadir sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal penguatan peran YKI,” ujar dr. Juspeni.
Dalam sambutannya, Jihan menegaskan komitmen YKI Lampung untuk menjadi agen perubahan dalam menekan angka kasus kanker melalui penguatan upaya promotif dan preventif di masyarakat.
Ia menyoroti data Global Cancer Observatory yang mencatat lebih dari 400.000 kasus kanker baru setiap tahun di Indonesia, dengan angka kematian mencapai sekitar 240.000 jiwa.
“Kanker bukan isu kecil. Dengan angka kematian yang tinggi secara nasional, ini menjadi tantangan kesehatan serius. Di Lampung sendiri, kasus tumor dan kanker payudara masih mendominasi setiap tahunnya,” kata Jihan.
Menurutnya, peran YKI Lampung akan difokuskan pada edukasi masyarakat agar semakin sadar pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi beban layanan rumah sakit.
“Kita mungkin tidak masuk terlalu dalam pada pembiayaan pengobatan yang sudah ter-cover BPJS. Namun YKI akan fokus pada aspek promotif, preventif, serta pelayanan paliatif dan home care. Kami ingin masyarakat memahami bahwa kanker bisa dicegah dengan langkah-langkah sederhana,” jelasnya.
Jihan juga menegaskan bahwa YKI Lampung akan menjadi “Rumah Harapan” bagi para penyintas kanker melalui pendampingan psikologis dan sosial.
“Banyak penyintas yang berjuang bukan hanya soal biaya pengobatan, tetapi juga soal mental dan mobilitas. Kami ingin memastikan mereka tidak berjuang sendirian,” tegasnya.
Struktur kepengurusan YKI Lampung periode ini dinilai strategis karena melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pimpinan rumah sakit, organisasi profesi kesehatan, unsur Forkopimda, hingga organisasi wanita.
Ketua Umum YKI Pusat, Prof. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, menyampaikan apresiasi atas kuatnya sinergi yang terbangun di Lampung. Ia menilai keterlibatan para pengambil kebijakan dalam kepengurusan YKI menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pencegahan kanker.
“Terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat dan para penentu kebijakan di Lampung yang bersedia bergerak bersama. Formasi yang melibatkan pemerintah, rumah sakit, hingga organisasi kemasyarakatan ini akan mempercepat pencapaian target pencegahan kanker di daerah,” ujar dr. Aru.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap YKI Lampung dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.
