MONEVONLINE.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menekankan peran penting Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban dan menegakkan peraturan daerah. Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada peringatan HUT ke-76 Satpol PP Tahun 2026 di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan doa bersama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyebut Satpol PP memiliki peran strategis karena menjadi aparat pemerintah daerah yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam penegakan kebijakan di lapangan.
“Satpol PP adalah wajah pemerintah daerah yang setiap hari dilihat masyarakat. Aturan tidak akan memiliki kekuatan tanpa ketegasan di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan 76 tahun Satpol PP menunjukkan peran panjang institusi tersebut dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah.
Mirza juga menyinggung salah satu kebijakan daerah yang dinilai berjalan efektif berkat pengawasan di lapangan, yakni penegakan aturan larangan pengiriman gabah ke luar daerah melalui pengawasan di kawasan Bakauheni.
Ia mengatakan kebijakan tersebut berdampak pada meningkatnya aktivitas penggilingan padi di Lampung dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Satu penggilingan bisa menyerap sekitar lima tenaga kerja. Artinya, ada banyak lapangan pekerjaan yang tercipta dari kebijakan ini,” katanya.
Selain itu, kebijakan tersebut juga disebut turut menjaga stabilitas harga beras di daerah.
Meski demikian, Mirza mengingatkan agar penegakan peraturan tetap dilakukan secara humanis dan persuasif, sehingga tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat.
“Kedisiplinan harus disertai pendekatan yang adil dan empati. Penegakan aturan tidak boleh mengabaikan rasa keadilan sosial,” ujarnya.
Memasuki bulan Ramadan, Gubernur juga meminta jajaran Satpol PP ikut berperan menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Ia berharap Satpol PP terus bertransformasi menjadi aparat yang profesional, responsif, dan berintegritas.
“Kita ingin Satpol PP menjadi aparat yang bekerja dengan hati, menjaga Lampung tetap aman, tertib, dan harmonis,” katanya.



