Langsung ke konten
Thursday, 3 September 2026

Pemprov Lampung Siapkan Rp135 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rawa Pitu, Proyek Sudah Masuk Tender

Penulis: 2 menit baca

MONEVONLINE.ID, TULANG BAWANG – Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan anggaran sekitar Rp135 miliar untuk memperbaiki ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang. Proyek perbaikan jalan tersebut saat ini telah memasuki tahap proses tender.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut, Selasa (3/3/2026). Ia memastikan bahwa proyek perbaikan jalan di kawasan Rawa Pitu sudah direncanakan sejak 2025 dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Mirza saat meninjau lokasi.

Pada tahap awal, perbaikan akan difokuskan sepanjang 13,5 kilometer di wilayah Rawa Pitu dari total panjang ruas jalan sekitar 31 kilometer.

Menurut Mirza, proyek tersebut saat ini sedang dalam proses tender. Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong percepatan jadwal pengerjaan agar konstruksi bisa dimulai lebih awal.

“Sekarang sedang proses tender. Awalnya dijadwalkan mulai Mei, tapi kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” ujarnya.

Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga, terutama saat musim panen.

Mirza menilai kondisi jalan yang rusak selama ini berdampak pada meningkatnya biaya angkut hasil pertanian dan menekan harga jual di tingkat petani.

“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik dan harga di petani bisa tertekan. Jadi perbaikan jalan ini langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Perbaikan jalan direncanakan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Pada tahun ini, beberapa segmen akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton, sementara bagian lain akan diperkuat dengan lapisan dasar agar tetap bisa dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan.

“Yang penting konektivitasnya dulu kita pulihkan. Jangan sampai ada kendaraan yang terjebak lumpur,” tambah Mirza.

Kunjungan gubernur tersebut disambut antusias warga setempat. Subari, warga Rawa Pitu, mengatakan kondisi jalan selama puluhan tahun sangat menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

“Kami sudah lama menunggu. Jalan ini sangat menentukan penghasilan kami. Alhamdulillah sekarang benar-benar mulai dikerjakan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S. Ia menyebut ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi sekitar 3.000 penduduk desa sekaligus jalur penghubung menuju Kecamatan Penawar Aji.

Selain meninjau jalan Gedong Aji–Umbul Mesir, Gubernur Mirza juga melihat kondisi ruas Simpang Unit VIII–Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *